Ventilasi Pada Rumah Mungil

ventilasi

Rumah yang baik dan sehat memiliki sirkulasi udara alami dan cahaya yang cukup. Kedua hal itu sangat penting agar udara dalam rumah terus berganti, sinar matahari dapat masuk untuk mengurangi kelembabapan, menghindari penyebaran jamur dan organisme yang merugikan kesehatan serta bisa menghangatkan suhu dalam ruangan.

Ventilasi pada rumah juga dapat menghemat energi dan ekonomis karena dapat meminimalkan penggunaan lampu di siang hari dan penggunaan alat pendingin ruangan. Membuat ventilasi pada rumah yang mungil tentunya perlu mendapat perhatian khusus. Karena dengan lahan yang terbatas, harus bisa menyediakan bukaan untuk pertukaran udara dan memenuhi kebutuhan sinar matahari. Oleh karenanya, tata ruang harus di desain secara matang agar kebutuhan ruangan yang lain tetap terpenuhi.

Tips yang dapat kita lakukan untuk membuat bukaan pada rumah dengan lahan terbatas, diantaranya :

  • Sediakan taman terbuka di depan, di samping atau di belakang rumah dengan lahan secukupnya. Jika sumber udara hanya dari depan, maka sirkulasi udara tidak akan maksimal. Udara akan terkumpul di belakang dan menyebabkan rumah pengap.
  • Penempatan pintu hendaknya disesuaikan dengan fungsi ruang. Untuk ruang tidur, biasanya pintu diletakkan di tepi dinding agar terkesan lebih luas dan menjaga privasi. Sedangkan untuk pintu masuk utama, posisikan di tengah agar ruangan terkesan lebih terbuka.
  • Bentuk daun pintu dan jendela dibuat tinggi disertai kisi-kisi ventilasi untuk sirkulasi udara dan cahaya. Dengan tinggi langit-langi 3 meter, idealnya pintu memiliki tinggi 2, 3 meter. Usahakan membuat bukaan ventilasi di bagian atas dinding, karena udara panas selalu bergerak ke atas. Membuat bukaan di bagian atas dalam jumlah banyak akan mengurangi udara panas dalam ruangan.
  • Agar suhu panas di bagian atas rumah tidak dirasakan oleh penghuninya, buatlah tinggi plafon dari lantai minimal 3 meter.
  • Usahakan setiap ruangan memiliki ruang terbuka, terutama kamar tidur harus memperoleh udara dan cahaya langsung. Pada ruang bagian belakang, buatlah bukaan minimal 1 X 1 meter.

Bukaan atau ventilasi pada rumah yang baik, idealnya 10% hingga 20% dari luas seluruh ruangan. Dengan terpenuhinya sirkulasi udara dan sinar matahari yang cukup, dapat mengurangi kelembapan. Rumah pun menjadi lebih sehat bagi penghuninya.

Ventilasi Pada Rumah Mungil

Share Button