Salah satu ruangan yang penting dalam rumah yaitu ruang tamu. Karena di sanalah tempat kita bersosialisasi dengan orang-orang yang datang berkunjung ke rumah kita. Tamu yang berkunjung akan merasa nyaman jika ruangan bersih dan tertata rapi. Sebaliknya, jika ruang tamu berantakan, maka para tamu pun akan tidak betah berlama-lama di rumah kita.

Kita perlu menata ruang tamu agar bersih dan tertata rapi. Ada anggapan, jika ruang tamu merupakan cerminan karakter penghuni rumah. Bahkan, untuk kalangan tertentu ruang tamu dimanfaatkan untuk menunjukkan status sosial atau sekedar hobi mereka.

Bagi yang memiliki hobi travelling, biasanya ruang tamu akan dijadikan tempat memajang souvenir-souvenir yang diperoleh dari tempat-tempat yang sudah dikunjungi. Seseorang yang memiliki hobi mengoleksi barang antik akan menata ruang tamu sebagai tempat memajang sebagian koleksinya di sana. Sehingga, dapat dikatakan ruang tamu merupakan tempat mengapresiasikan diri penghuninya.

Adakalanya, penataan ruang tamu terkendala oleh luas ruangan yang terbatas. Untuk itu, kita harus pintar-pintar memilih perabot dan menatanya sedemikian rupa. Ruangan sempit sebaiknya diisi dengan perabot dengan gaya minimalis dan tidak terlalu besar. Tempatkan perabotan yang benar-benar diperlukan. Untuk menghindari ruangan terkesan sempit, kita dapat menempatkan perabot yang menempel pada dinding.

Pilihlah warna perabot yang senada dengan dengan dinding ruang tamu. Lebih baik jika kita memilih warna yang aman, seperti putih, krem atau kuning gading agar dapat dikombinasikan dengan warna lain. Sehingga kita tidak perlu bingung mencari perabot pengganti jika kita ingin mengubah warna dinding ruang tamu.

Dalam menata ruang tamu, ada yang menyenangi meletakkan hiasan-hiasan kecil di dalamnya. Hal ini boleh saja dilakukan, namun harus tetap memperhatikan akses jalan ke ruangan lain dan faktor keamanan bagi anak-anak.

Jika keluarga kita jarang menerima tamu, kita bisa menempatkan ruangan untuk menerima tamu di teras rumah. Hal ini memang praktis, namun kita tetap harus mempertimbangkan kenyamanan tamu kita. Bagaimana pun keadaan ruang tamu kita, upayakan agar tamu merasakan keterbukaan tuan rumah dalam menerima mereka sebagai tamu, meskipun hanya di teras.

Share Button